Taman Nasional di Indonesia yang Memukau Dunia (dan Diakui UNESCO)
Indonesia, dengan kekayaan alam yang luar biasa, memiliki beberapa kawasan konservasi yang keindahannya diakui secara global. UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa) telah menetapkan lima taman nasional di Indonesia sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Sites) berkat keanekaragaman hayati dan lanskap alamnya yang unik dan bernilai universal.
Berikut adalah taman - taman nasional tersebut:
1. Taman Nasional Ujung Kulon (Banten, Jawa)
Terletak di ujung barat Pulau Jawa, Ujung Kulon adalah situs warisan alam pertama di Indonesia yang diakui UNESCO pada tahun 1991. Kawasan ini merupakan habitat alami terakhir bagi Badak Jawa ( Rhinoceros sondaicus ) yang sangat langka. Selain itu, taman nasional ini memiliki ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah yang utuh dan pantai yang masih alami.
![]()
2. Taman Nasional Komodo (Nusa Tenggara Timur)
Diakui UNESCO pada tahun 1991, Taman Nasional Komodo meliputi tiga pulau utama (Komodo, Rinca, dan Padar) dan beberapa pulau kecil. Situs ini terkenal sebagai rumah bagi kadal terbesar di dunia, yaitu Komodo (Varanus komodoensis). Keindahan bawah lautnya juga luar biasa, menjadikannya surga bagi penyelam.
![]()
3. Taman Nasional Lorentz (Papua)
Sebagai taman nasional terbesar di Asia Tenggara (mencakup 2,3 juta hektar), Lorentz adalah satu-satunya situs warisan dunia yang memiliki rangkaian ekosistem terlengkap di dunia, mulai dari terumbu karang, hutan bakau, rawa, hutan hujan dataran rendah, hingga puncak gunung yang diselimuti salju abadi (Puncak Jaya). Keanekaragaman budaya masyarakat adatnya juga menjadi daya tarik tersendiri.
![]()
4. Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera (Sumatra)
Situs ini sebenarnya adalah gabungan dari tiga taman nasional yang membentuk satu kesatuan ekologis, yang diakui UNESCO pada tahun 2004:
• Taman Nasional Gunung Leuser (Aceh & Sumatera Utara): Habitat bagi empat satwa kunci: orangutan, harimau, gajah, dan badak Sumatera.
• Taman Nasional Kerinci Seblat (Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, & Sumatera Selatan): Taman nasional terluas di Sumatera, dengan Gunung Kerinci sebagai gunung api tertinggi di Indonesia.
• Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Lampung, Bengkulu, & Sumatera Selatan): Benteng terakhir bagi populasi harimau Sumatera, gajah Sumatera, dan badak Sumatera yang terancam punah.
Pengakuan UNESCO ini menegaskan pentingnya kawasan-kawasan ini bagi warisan alam global. Status ini tidak hanya meningkatkan kesadaran dunia akan keindahan alam Indonesia, tetapi juga mendorong upaya konservasi yang lebih kuat untuk melindungi kekayaan hayati di dalamnya.
Loading
Comments
Leave your comment (spam and offensive messages will be removed)